Menu


Belum Tentu Ada Kecocokan, Tetapi Membangun Sekretariat Bersama

Belum Tentu Ada Kecocokan, Tetapi Membangun Sekretariat Bersama

Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat

“Hari ini kita resmi membuka sekretariat bersama Gerindra-PKB,” kata Prabowo.

Menteri Pertahanan itu menyatakan, sekber merupakan wujud dari kerja sama Gerindra dan PKB untuk Pemilu 2024 yang telah disepakati di rapimnas par-tai nya, Agustus lalu. Sekaligus pertanda bahwa KIR yang diusung Gerindra dan PKB solid.

Baca Juga: Resmikan Sekber, Koalisi PKB-Gerindra Makin Solid

“Tekad kita solid, semangat kita tinggi, optimisme kita besar, keyakinan besar kita akan maju ke rakyat, untuk membela kepentingan rakyat,” tegas Prabowo.

Di kesempatan sama, Cak Imin menyinggung makna pemilihan waktu pe res mian Sekber Gerindra-PKB. Kata dia, 23 Januari yang juga bertepatan awal bulan Rajab sejalan dengan makna dari bulan ketujuh di kalender Hijriah.

“1 Rajab ini momentum berbenah dan persiapan membawa keberkahan menuju Ramadhan,” ujar Cak Imin. Menurutnya, sekber dapat digunakan bagi kedua belah pihak untuk melakukan kerja politik demi memajukan bangsa dan memakmurkan Indonesia. Imin bahkan mengklaim, bila dalam waktu dekat, KIR akan kedatangan teman koalisi baru.

Selain itu, Cak Imin juga meminta doa dari para kiai, ulama, dan tokoh ma sya-rakat di Tanah Air. Hal ini agar KIR dapat mendorong Indonesia adil dan Makmur. “Mohon doanya dari seluruh kiai, ulama, dan tokoh masyarakat,” tutur dia.

Sayangnya, hingga kelar acara, mo-mentum yang ditunggu-tunggu soal capres-cawapres tidak juga diumumkan. Baik Prabowo maupun Imin, masih sa ma-sama tutup mulut soal peluang ke duanya akan berpasangan di 2024.

Baca Juga: Fadli Zon Pastikan Koalisi Gerindra-PKB Berkomunikasi dengan Presiden Jokowi Terkait Capres-Cawapres

Justru, soal capres-cawapres ini dijelaskan oleh masing-masing pengurus Gerindra maupun PKB. Menurut Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, diri nya tidak bisa memastikan akankah Prabowo-Imin berjodoh. Menurutnya, keputusan soal nama capres dan cawapres menjadi kewenangan ketum parpol masing-masing.

Namun, Fadli memastikan bila Prabowo sudah menerima hasil Ijtima’ Ulama Nusantara dari Cak Imin terkait rekomendasi untuk capres-cawapres. Deadline dari PKB, sebaiknya capres-cawapres sudah bisa diumumkan sebelum bulan Ramadan atau akhir Maret 2023. “Saya kira kan itu ranah dari para ketua umum,” tegas Fadli Zon.

Hal senada juga disampaikan Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani. Kata dia, Prabowo tentu akan mempertimbangkan hasil rekomendasi para ulama yang di amanatkan kepada Cak Imin terkait nama capres-cawapres. Muzani bahkan berharap, capres-cawapres bisa di umumkan secepatnya minimal pertengahan Maret mendatang.

Mungkinkah Prabowo-Imin akan berjodoh? Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro ragu soal itu. Kata dia, meskipun Gerindra dan PKB sudah membentuk sekber, belum tentu keduanya akan berjodoh di 2024.

Khusus bagi PKB, kata dia, sekber itu akan jadi senjata untuk terus mendorong Imin agar menjadi cawapres Prabowo. Namun, Gerindra dan Prabowo yang sudah berambisi untuk menang di Pemilu 2024, tentu juga punya pertimbangan.

“Mungkin saja Gerindra akan melirik tokoh lain di PKB, selain Cak Imin untuk dipinang sebagai cawapres. Misalnya, Gubernur Jawa Timur yang juga tokoh NU, Khofifah Indarparawansa, ”kata Bawono dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Menurutnya, Khofifah berkesempatan besar dapat menarik suara pemilih dari kalangan nahdliyin, ketimbang Imin. Sebab, Prabowo memang membutuhkan figur cawapres yang bisa medongkrak perolehan suaranya di 2024, khususnya dari kalangan pemilih NU atau muslim.

Khazanah Islam: Awas! Ini Sederet Posisi Seks yang Dilarang dalam Islam, tapi Nomor 2 Sering Dilakukan

Tampilkan Semua Halaman

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Konten Jatim dengan Rakyat Merdeka.