Menu


Merasa Dicurangi, Partai Ummat Galang Dana Buat Bayar 30 Pengacara

Merasa Dicurangi, Partai Ummat Galang Dana Buat Bayar 30 Pengacara

Kredit Foto: Istimewa

Konten Jatim, Surabaya -

Partai Ummat sebagai satu-satunya partai politik yang tak lolos dalam verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuatnya menempuh jalur hukum.

Ketua Majelis Syura Partai Ummat M Amien Rais mengatakan, Partai Ummat mengalami segala macam manipulasi dan diskriminasi yang tidak diloloskan KPU menjadi peserta pemilu 2024.

“Namun demikian, kita tidak menyerah dan tetap berjuang di Bawaslu agar membatalkan keputusan KPU dan membuat Partai Ummat lolos dalam peserta pemilu 2024,” ucapnya dalam video yang diunggah di Twitter, Jumat, (16/12/2022).

Baca Juga: Mazdjo Pray Ragukan Kekuatan yang Dimiliki Partai Ummat Sampai ‘Merasa Diijegal’ KPU: Golkar Saja Sulit, Apalagi Partaimu

Untuk pematangan para saksi dan segala sesuatu yang diperlukan dan untuk membiayai 30 lebih pengacara kredibel kata dia, maka Partai Ummat memerlukan dana yang cukup besar.

“Oleh karena itu kami mengimbau semua sahabat, pengurus, kader dan simpatisan Partai Ummat dimana saja berada mari kita bersama galang dana untuk menyelamatkan partai ummat,” tuturnya.

Dia menegaskan, Partai Ummat adalah milik rakyat. Sehingga ia mengajak untuk berkorban sesuai kemampuan.

“Ayo kita korbankan sejauh mana kita mampu untuk mendanai partai ummat. Semoga Allah, Tuhan yang maha esa dan yang maha kuasa memberi kelapangan reski buat partai ummat,” tandasnya.

Dalam video tersebut, Amien Rais didampingi oleh Sekretaris Majelis Syuro Partai Ummat Ansfuri Idrus Sambo dan Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi.

Baca Juga: Partai Ummat Gagal Ikut Pemilu, Hasto Kristiyanto: Ini Karena Amien Rais Tidak Kompak Dengan Zulhas

Tak sedikit yang mengomentari unggahan Amien Rais itu.

“Kalau enggak ada dana jangan buat partai mbah, malu-maluin wis tuir,” balas @omGoe***

“Ahahahahahaha, jadi buka donasi gini? kasihan bebek lumpuh,” tambah @AaHerma***

“mending gitu terus terang lebih terhormat, dari pakai biaya dari dana entah berantah,” imbuh @Rafli***

“Kàlau punya uang lebih baik sumbangkan untuk yatim, masjid atau pesantren atau lembaga pendidikan itu jelas shodaqoh. Kalau nyumbang untuk parpol masuknya apa, ya?,” pungkas @masti***. 

Khazanah Islam: Awas! Ini Sederet Posisi Seks yang Dilarang dalam Islam, tapi Nomor 2 Sering Dilakukan

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Konten Jatim dengan Fajar.