Menu


Arti Haji Mabrur Menurut Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Arti Haji Mabrur Menurut Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Kredit Foto: Pexels/Shahbaz Hussain

Konten Jatim, Jakarta -

Menjadi haji mabrur adalah harapan bagi umat Islam yang akhirnya mampu beribadah di Tanah Suci. Meski demikian, apa sebeanrnya arti dari haji mabrur? 

Dalam salah satu tausiahnya, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa haji mabrur bukan haji yang diterima. Melainkan ibadah haji yang berhasil mengubah orang tersebut dari sebelumnya penuh dosa hingga setelahnya menjadi umat Islam senantiasa melahirkan banyak kebaikan. 

Baca Juga: Bagaimana Cara Menjadi Haji yang Mabrur? Ini Penjelasan Buya Yahya

Bagi orang yang haji-nya mabrur, tentu surga balasannya. Hal tersebut dikarenakan dosanya sudah terampuni dan melakukan banyak amalan baik. 

"Kalau dosanya sudah gugur, kebaikan muncul, wafat dengan haji mabrur, surga jelas. Karena dosa terampuni, amalan banyak. Makanya orang Arab ketka pulang orang-orang dari haji sering menyebut ya hajj, pak haji, bu haji, itu bukan gelar, itu pengingat," kata Ustadz Adi Hidayat, mengutip video yang diunggah di kanal YouTube Ceramah Pendek, Senin (3/7/2023). 

Ustadz Adi Hidayat mengingatkan bahwa tidak ada ibadah yang menghasilkan gelar termasuk ibadah haji. Panggilan seperti Pak Haji atau Ibu Haji, justru pengingat bahwa karena sudah ibadah haji dan agar hajinya mabrur, harus terus beramalan baik. 

Panggilan 'haji' juga bukan kalimat gaya tapi pengingat dari Allah lewat lisan orang untuk terus menjaga hati dan sikap dari dosa. 

Baca Juga: Bagaimana Mengetahui Amalan Kita Dilakukan dengan Ikhlas atau Tidak? Ini Penjelasan Buya Yahya

"Kalau di Arab baru pulang haji, ada yang marah-marah di bandara misalnya, itu penjaga akan mengatakan ya hajj maksudnya bapak baru haji, sayang kalau kotorannya sudah dibuang, menjauhi surga lagi dengan kalimat buruk," pungkasnya.