Menu


Ganjar Pranowo Safari Politik di Masjid, Bawaslu: Tolong Punya Etika

Ganjar Pranowo Safari Politik di Masjid, Bawaslu: Tolong Punya Etika

Kredit Foto: Antara/Mohammad Ayudha

Konten Jatim, Jakarta -

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menanggapi safari politik bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo yang sempat mengunjungi Masjid Agung Banten.

Anggota Bawaslu Totok Hariyoni mengingatkan kepada semua bakal calon presiden untuk tahu etika dalam hal melakukan safari politik.

Baca Juga: Bakal Hadapi Ganjar dan Anies di Pilpres 2024, Prabowo: Saya Tak Anggap Mereka Lawan, Melainkan Saudara Sendiri

Dia menegaskan bahwa ada tempat-tempat yang tidak seharusnya digunakan sebagai wadah bersilaturahmi politik dan kampanye seperti rumah ibadah, tempat pendidikan, dan fasilitas pemerintah.

"Dari awal saya sampaikan, tolong punya etika dong jangan gunakan tempat ibadah sebaga ajang kampanye, walaupun belum sampai pada tahap pelanggaran kampanye dan itu kita sampaikan kepada semuanya," kata Totok kepada awak media di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Rabu (31/5/2023).

"Jangan gunakan tempat ibadah, tempat pendidikan, fasilitas pemerintah, untuk kampanye, ini soal etika," tambahnya.

Meski begitu, dia menyebut pihaknya kesulitan untuk menindak jika ada pelanggaran bakal calon presiden yang sudah mengunjungi sejumlah daerah dengan dalih safari politik. Pasalnya, saat ini tahapan kampanye masih belum berlangsung.

  1. Baca Juga: Pengamat Minta Prabowo dan Ganjar Mundur dari Jabatan

"Kesulitannya seperti yang sudah saya sampaikan, ini belum waktunya kampanye, belum ada unsur dugaan pelanggarannya," ujar Totok.

"Cuma karena unsur pelanggarannya belum ada, maka kita masuk di ruang etika. Artinya, sanksinya ya sanksi moral, kepada siapapun itu," katanya menambahkan.

Khazanah Islam: Masuk Daftar Nominator Warisan Budaya Tak Benda, Reog Ponorogo Segera Diakui UNESCO

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Konten Jatim dengan Suara.com.