Menu


Bagaimana Cara Bersihkan Diri dari Makanan Haram? Ini Penjelasan Buya Yahya

Bagaimana Cara Bersihkan Diri dari Makanan Haram? Ini Penjelasan Buya Yahya

Kredit Foto: Instagram/Al Bahjah

Konten Jatim, Jakarta -

Dalam salah satu tausiahnya, Buya Yahya mendapat pernyataan bagaimana hukumnya seseorang yang dulunya pernah memakan makanan haram dan ingin bertaubat.

Orang tersebut masih kepikiran dengan masa lalunya yang pernah ia khawatir keharamannya sudah mendarah daging di tubuh. 

Baca Juga: Nasihat Ustadz Khalid Basalamah: Bahayanya Harta yang Diperoleh dengan Cara Haram

"Keharaman-haraman itu kan sifatnya makna, makan daging kambing curian, makan ayam curian, artinya hal-hal yang semacam itu, dosa-dosa semacam itu, kalau sudah bertaubat, sudah habis," kata Buya Yahya, mengutip video yang diunggah di kanal YouTube Al Bahjah TV, Rabu (31/5/2023).  

Buya Yahya mencontohka jika ada seseorang yang mencuri kambing, kemudian dia hari berikutnya bertaubat, maka diri manusia akan kembali seperti sebelumnya karena dosanya sudah diampuni.

"Atau makan bangkai atau makan babi, taubat setelah itu, sudah dihapus dosanya. Jadi enggak usah gelisah dan tidak harus dikerok perutnya, dikelotok kulitnya, tidak ada," jelas Buya Yahya. 

"Sudahlah taubat selesai, janji tidak mengulangi, Allah maha pengampun," tambahnya.

Baca Juga: Buya Yahya: Memandang Anak Hasil Zina dengan Jijik Hukumnya Haram 

Bahkan, kata Buya Yahya, jika sudah tertelan dan baru sadar keharamannya, tidak usah capek-capek untuk memuntahkan. Cukup istighfar, bertaubat dan janji tidak akan melakukannya lagi. 

"Misal enggak tahu, makan makanan hingga kenyang ternyata daging babi. Yaudah kalau enggak tahu, astaghfrullah, selesai. Enggak wajib dimuntahkan, sudah cukup bertaubat, selesai. Allah maha pengampun," pungkasnya.