Menu


Bagaimana Cara Ganti Puasa jika Jumlahnya Banyak? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Bagaimana Cara Ganti Puasa jika Jumlahnya Banyak? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Kredit Foto: Pexels/Thirdman

Konten Jatim, Jakarta -

Pada salah satu tausiahnya, ada salah seorang jamaah bertanya pada Ustadz Abdul Somad (UAS). Ia sempat meninggalkan ibadah puasa, bagaimana cara menggantinya? 

UAS menjelaskan, pertama-tama tentukan dulu berapa kali Ramadhan tidak berpuasa. Kemudian dijumlahkan. 

Baca Juga: Kapan Waktu Terbaik Puasa Syawal? Simak Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

"Pertama, tetapkan dulu jumlahnya 'duh enggak bisa Pak Ustadz' bisa. Akil balig umur berapa? Misal 10. Sekarang baru ingat puasa usia berapa? (Misalnya) 30, berarti 20 tahun," jelas UAS, mengutip video yang diunggah di kanal YouTube Ustadz Menjawab, Kamis (27/4/2023). 

"'Saya tak tinggal semua, ada dikit-dikit lima hari puasa' Berarti (utang) 25 hari kali 20 tahun, 500 hari. 500 berapa hari lunas? Insya Allah lima tahun," tambahnya. 

Kemudian UAS melanjutkan, ia menerapkan "rumus" pada keluarganya yang mempunyai utang puasa. Cara mudahnya yaitu dengan berpuasa Senin-Kamis. Selain untuk ganti utang puasa, bisa mendapatkan pahala puasa sunah Senin-Kamis.

Baca Juga: Puasa Syawal Wajib 6 Hari Berturut-turut Atau Tidak? Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

"Banyak puasa Senin-Kamis, sebulan 8 hari setahun 88 kali. Insya allah (kalau utangnya 500 hari) lima tahun lunas," jelas UAS.  

"Niatnya gimana? Niat puasa qadha, dilaksanakan senin, otomatis dapat pahala (puasa) hari senin," pungkasnya.