Menu


Kandidat Presiden Tak Mampu Menjawab Isu Anak Muda, Pemuda Berpeluang Golput di Pemilu 2024  

Kandidat Presiden Tak Mampu Menjawab Isu Anak Muda, Pemuda Berpeluang Golput di Pemilu 2024  

Kredit Foto: Instagram/Puan Maharani

Konten Jatim, Jakarta -

Delpedro Marhaen, Juru Bicara Blok Politik Pelajar, mengatakan belum ada calon presiden yang bisa menyelesaikan persoalan anak muda. Pimpinan DPR Puan Maharani yang disebut-sebut akan mencalonkan diri di Pilpres 2024 justru dihujat karena hanya menerbitkan Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. 

Pedro menilai jika Puan Maharani mencalonkan diri sebagai presiden, itu merupakan hak konstitusional milik cucu Presiden Soekarno itu. Namun, Puan dinilai justru akan mempermalukan dirinya sendiri dengan maju dalam Pilpres 2025.

Baca Juga: PSI Tetap Dukung Ganjar Capres di Tengah Polemik Penolakan Timnas Israel

"Silakan kalau mau dipermalukan diri oleh publik lagi, melihat banyak anak muda yang tidak simpatik pada dirinya karena menutup partisipasi terhadap pengesahan UU Ciptaker, kemudian RKUHP," kata Pedro di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/2023)

Mengenai sejumlah nama-nama yang muncul permukaan sebagai bakal calon presiden, Pedro menilai mereka hanya orang-orang yang memiliki elektabilitas berdasarkan sejumlah lembaga survei.

"Capres berdasarkan indikator survei, bukan dia punya kemampuan atau kapasitas yang teruji. Jadi apa gagasan yang mereka tawarkan? Ide yang mereka tawarkan enggak ada sampai hari ini," ujar Pedro.

Hal ini, kata dia, berpotensi pada langkah pemilih pemula untuk melakukan golput, alih-alih menentukan calon presiden pilihan. Bukan hanya golput, dia menyebut banyak potensi pemuda justru memboikot Pemilu 2024.

Khazanah Islam: Masuk Daftar Nominator Warisan Budaya Tak Benda, Reog Ponorogo Segera Diakui UNESCO

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Konten Jatim dengan Suara.com.