Menu


Anggap Oposisi Sangat Diperlukan oleh Pemerintah, Rocky Gerung: Pak Luhut Keliru!

Anggap Oposisi Sangat Diperlukan oleh Pemerintah, Rocky Gerung: Pak Luhut Keliru!

Kredit Foto: Instagram/Rocky Gerung

Konten Jatim, Jakarta -

Pernyataan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang meminta orang di luar pemerintah untuk tidak banyak berbicara tengah menjadi sorotan.

Salah satu pihak yang ikut menyoroti pernyataan tersebut adalah Pengamat Politik Rocky Gerung. Dalam forum bersama Jurnalis Senior Hersubeno Arief, keduanya mengkritisi pernyataan tersebut.

Hersubeno sempat menyatakan bahwa Luhut lupa dengan banyaknya aspek di dalam demokrasi yang sebenarnya sudah berada di dalam demokrasi itu sendiri. Aspek-aspek ini sendiri mencakup kebebasan berpendapat dan adanya kelompok oposisi.

Baca Juga: Luhut Minta Orang di Luar Pemerintah Enggak Banyak Omong, Rocky Gerung: Ngaco Tuh!

Rocky Gerung membenarkan pernyataan tersebut. Menurutnya, Luhut hanya berpatok dengan satu hal saja, tetapi melupakan adanya pihak luar yang lebih penting perannya.

“Itu kelemahan Pak Luhut, dia masih berpikir bahwa semua hal ada satu pintu untuk mempersoalkan,” ujar Rocky dikutip dari kanal YouTube-nya pada Rabu (29/03/2023).

Mantan dosen Universitas Indonesia itu sendiri menekankan betapa pentingnya pihak-pihak yang berada di luar pemerintahan untuk menjaga keseimbangan dan demokrasi.

Maka dari itu, Rocky menganggap Luhut telah keliru dengan pernyataannya kali ini karena bagaimanapun juga pihak-pihak yang berada di luar pemerintah memiliki peran yang sama pentingnya.

“Kadang kala yang di dalam justru saling menutupi apa yang sebetulnya harus diketahui oleh yang di luar. Jadi, sekali lagi Pak Luhut keliru untuk menganggap bahwa yang di luar itu enggak tau apa-apa. Justru yang di luar lebih tahu karena dia berjarak itu,” ucap Rocky.

Baca Juga: Minta Orang di Luar Pemerintah Tidak Banyak Omong, Luhut Disamakan dengan Generasi ‘Kolot’

Sebagai informasi, Luhut hadir pada acara KemenPAN-RB dengan tema Digital Government Award SPBE Summit 2023 yang kemudian ditayangkan secara online pada 20 Maret 2023 lalu.

Meski sudah ditayangkan sejak lama, pernyataannya ini baru menjadi sorotan. Pada acara tersebut, Luhut menyinggung jumlah aplikasi yang pemerintah kelola, termasuk belanja melalui e-catalog.

Dikatakan oleh Luhut, pemerintah mengelola sebanyak 27 ribu aplikasi. Dalam sambutannya juga, Luhut mengajak anak muda untuk membuat aplikasi terbaik guna mengurangi impor dan membuat Indonesia semakin baik dalam digitalisasinya.

Baca Juga: Gegara Minta Orang di Luar Pemerintah Enggak Banyak Omong, Luhut Disebut Tak Paham Demokrasi

Namun, mengingat sulitnya digitalisasi ini, Luhut meminta orang-orang yang berada di luar pemerintah untuk tidak sembarangan berbicara karena tidak tahu keadaan yang sebenarnya.

"Ini orang yang enggak banyak tahu. Makanya orang yang enggak pernah di pemerintahan itu enggak usah banyak omong. Tidak gampang mengerjakan. Anda kan sudah merasakan sebagai bupati sama gubernur. Omong ngritik gampang aja. Lu masuk di dalam baru tahu lu," kata Luhut dalam sambutannya.

Khazanah Islam: Pujian untuk Ambisi Berkelanjutan, Warta Ekonomi Gelar Indonesia Most Visionary Companies Awards 2024