Menu


Selain Super Air Jet, Ini 6 Insiden AC Pesawat Mati Lain di Indonesia!

Selain Super Air Jet, Ini 6 Insiden AC Pesawat Mati Lain di Indonesia!

Kredit Foto: Unsplash/Ross Parmly

3. Sriwijaya Air

Peristiwa yang serupa dengan Super Air Jet pernah terjadi dengan maskapai Sriwijaya Air pada November 2022 lalu pada penerbangan Jakarta - Makassar. AC pesawat mati sebelum take off dan baru menyala setelah mengudara.

Penumpang dikabarkan sudah berada di pesawat, menunggu selama 1 jam dalam kondisi kepanasan. Disebutkan ada tangisan anak yang tidak kuat menahan panas. Dijelaskan kalau AC baru nyala setelah berada di udara guna menambah daya dorong pesawat saat lepas landas.

Baca Juga: Pesawat Susi Air Punya Susi Pudjiastuti Diduga Dibakar di Papua Nduga

4. Garuda Airlines

Maskapai sebesar Garuda Airlines pun tidak luput dari peristiwa AC mati. Kejadian ini berlangsung pada September 2019, rute Ternate-Jakarta. Namun, di sini AC mati menyebabkan pesawat gagal terbang menuju tujuan.

Akibatnya, sejumlah penumpang pesawat mengamuk karena gagal menuju tujuan akhir setelah diminta menunggu selama total 45 menit. Gagal terbangnya pesawat diduga karena ada kerusakan pada mesin.

5. Citilink

Kejadian AC mati yang cukup dramatis terjadi pada maskapai Citilink. Setelah lepas landas dari Bandara Kualanamu, Deli Serdang pada pukul 11:30, pilot maskapai memutuskan putar balik kembali ke bandara ketika mengetahui AC pesawat mati.

Pesawat sudah lepas landas dan bersiap menuju ke lokasi akhir, namun sayang AC pesawat mati. Ini membuat penumpang protes sehingga pilot memutar balikan pesawat. Para penumpang mendapat kupon Rp300 ribu, makan gratis dan jadwal penerbangan lain dari Pekanbaru sebagai ganti rugi.

Baca Juga: Hasan Nasbi: Safari Naik Pesawat Jet Gak Masalah, Asal Jangan Teriak Anti Oligarki

6. Batik Air

Insiden terakhir terjadi kepada maskapai Batik Air yang hendak terbang dari Pangkalpinang menuju Jakarta pada Mei 2021 lalu. Pesawat lepas landas sejak pukul 13:55 dan selama 55 menit di udara, penumpang harus berada dalam kondisi kepanasan lantaran AC mati.

Seorang penumpang menjelaskan kalau AC akan menyala setelah lepas landas. Namun, hingga pesawat mendarat, AC tidak kunjung dinyalakan, membuat penumpang harus terperangkap dalam kotak panas selama hampir sejam dan tidak menerima kompensasi akibat ketidaknyamanan yang maskapai perbuat kepada penumpang.

Khazanah Islam: Pujian untuk Ambisi Berkelanjutan, Warta Ekonomi Gelar Indonesia Most Visionary Companies Awards 2024

Tampilkan Semua Halaman