Sebelumnya Refly juga melihat, jika Jokowi tidak percaya dengan hasilsurvei yang menunjukkan Ganjar nomor satu, artinya ada bisik-bisik yang menyebut adanya kemungkinan Anies menang. Hal tersebut yang membuat Jokowi menduetkan Ganjar dan Prabowo.
"Selain survei ada informasi intelijen yang bisa digarap ternyata relitas tidak sesuai survei. Tapi kita tidak tahu karena survei yang sudah dibayar calon tertentu, buang saja hasil surveinya," tukas Refly.
Khazanah Islam: Pujian untuk Ambisi Berkelanjutan, Warta Ekonomi Gelar Indonesia Most Visionary Companies Awards 2024