Menu


PKB Harap-harap Cemas Tunggu Putusan MK Terkait Sistem Proporsional Pemilu

PKB Harap-harap Cemas Tunggu Putusan MK Terkait Sistem Proporsional Pemilu

Kredit Foto: BBC

Konten Jatim, Jakarta -

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syaiful Huda mengatakan bahwa partainya mendukung sistem proporsional terbuka dalam Pemilu 2024. PKB kini harap-harap cemas jelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan terhadap sistem tersebut.

"Kami sendiri sedang menunggu harap-harap cemas juga, karena posisi PKB tetap ingin ini terbuka, tentu ini tergantung betul komposisi hakim MK ya, yang ada sembilan orang," ujar Huda, mengutip Republika, Selasa (21/2/2023).

Baca Juga: Megawati Singgung Ibu-ibu Pengajian, Kader PKB: Ikut Pengajian Itu Bukan Kesalahan!

Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga angkat bicara jelang putusan MK tersebut. Huda menilai, ada kemungkinan bahwa SBY mendapatkan bocoran terkait sikap MK terkini.

"Mungkin Pak SBY dapat bocoran yang kira-kira komposisinya dari sembilan masih banyak yang setuju (proporsional) tertutup. Artinya yang setuju kalah kalau divoting dan seterusnya mungkin bisa saja kalau bocoran informasi," jelas Huda.

Karenanya, ia berharap MK dapat memeprtimbangkan suara dari delapan partai politik yang ada di parlemen, Kecuali Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), delapan partai politik tersebut menolak sistem proporsional tertutup dalam Pemilu 2024.

Khazanah Islam: Pujian untuk Ambisi Berkelanjutan, Warta Ekonomi Gelar Indonesia Most Visionary Companies Awards 2024

Tampilkan Semua Halaman

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Konten Jatim dengan Republika.