Islam melarang setiap individu untuk membongkar atau menyebarkan aib diri sendiri.
Islam mengajarkan pentingnya menjaga harga diri dan martabat individu. Membuka aib sendiri dapat merusak citra diri, merugikan reputasi, dan membuka peluang bagi orang lain untuk mencela atau mengejek.
Membongkar dosa-dosa dan kesalahan diri sendiri secara terbuka tidak dianjurkan dalam Islam. Sebagai gantinya, Islam mendorong umatnya untuk bertobat dengan tulus kepada Allah dan bertaubat secara pribadi tanpa perlu mempublikasikan dosa-dosa mereka.
Baca Juga: Marak Konten Bongkar Keburukan di Media Sosial, Buya Yahya Terangkan Pentingnya Menutup Aib
Pendakwah Buya Yahya dalam ceramahnya juga berpesan kepada setiap Muslim untuk tidak membongkar aib diri sendiri, seperti yang belakangan ini marak dilakukan di media sosial.
Menurut Buya Yahya, yang dirugikan dari aksi tersebut tentunya adalah diri kita sendiri. Sebab, kita bisa menjadi dipandang rendah oleh orang lain.
"Membuka aib adalah merugikan. Yang dirugikan dirinya sendiri, karena dia akan jatuh di mata manusia. Manusia menjadi merendahkannya," kata Buya Yahya dilihat dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, dikutip Jumat (14/7/2023).
Lebih lanjut Buya Yahya menjelaskan, bahwa aksi membongkar aib diri sendiri juga akan berdampak ke orang-orang yang ada di sekelililing kita, termasuk keluarga dan sanak saudara.
"Bahkan kalau dia berpikir panjang, bukan dia saja, sanak kerabatnya pun juga ikut menjadi sedih. Karena apa? Aibnya dia yang disebar," sambungnya.
Buya Yahya kembali menegaskan bahwa aib itu bukan untuk diumbar-umbar kepada manusia lain, tetapi ditutup dan dirahasiakan.
"Maka jika kasusnya adalah orang yang memang belum mengerti, ya perlu kita kasih tahu saja. Aib itu perlu ditutup. Aib itu kan kesalahan," ucapnya.
Apabila ingin mengadu, Buya Yahya menyebut, lebih baik mengadu kepada Allah SWT, bukan kepada manusia.
"(Aib) nggak perlu kita sebut-sebut kepada bangsa manusia, manusia tidak bisa mengampuni. Bisanya manusia merendahkan," terangnya.
"Akan tetapi kalau ingin mengadu, mengadulah kepada Allah," tambahnya.
Oleh karena itu, sebaiknya individu menjaga kehormatan dan privasi diri sendiri, menghindari pengungkapan aib atau kesalahan yang dapat merugikan diri sendiri atau orang lain.
Baca Juga: Suami Tuduh Istri Melakukan Zina, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Buya Yahya
Sebagai gantinya, lebih baik untuk bertaubat kepada Allah secara pribadi, berusaha memperbaiki diri, dan meminta ampunan-Nya.