Menu


SBY Tegas Menolak Proporsional Tertutup, Kena Sindir Eks Ketua Mahkamah Konstitusi! 

SBY Tegas Menolak Proporsional Tertutup, Kena Sindir Eks Ketua Mahkamah Konstitusi! 

Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

Konten Jatim, Jakarta -

Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie menanggapi tanggapan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden keenam Republik Indonesia, bahwa MK berniat menggunakan sistem proporsional tertutup dalam Pemilu 2024. 

Jimly mengingatkan, pihak luar seharusnya tidak membuat kesimpulan sebelum ada putusan. Dia mengingatkan SBY bahwa rumor bukanlah fakta.

Baca Juga: Jadi Partai yang Usung Proporsional Tertutup, PDIP Minta SBY Berhenti Menakut-Nakuti Rakyat

"Seharusnya orang luar tdk buat konklusi sblm prkara tuntas disidang. Rumor bukan fakta. Lg pula jika pun benar, Deny Indrayana sbg pengacara msti tahu ini rahasia, maka dia pntas disanksi," cuitnya, dikutip Selasa (30/5/2023).

Sebelumnya, SBY merepons pernyataan eks wamenkumham Denny Indrayana yang mengaku mendapat informasi bahwa MK akan memutuskan pemilu legislatif kembali ke sistem proporsional tertutup.

Dalam unggahannya, SBY memaparkan sejumlah keberatan jika Pemilu 2024 akan dilaksanakan dengan sistem proporsional tertutup. Padahal, tahapan pemilu sudah dimulai dan telah disepakati bahwa akan dilaksanakan dengan sistem proporsional terbuka.

Menurut SBY, jika sistem pemilu diubah, itu akan menyebabkan kekacauan.

"Saya yakin, dlm menyusun DCS (Daftar Caleg Sementara), Parpol & Caleg berasumsi sistem pemilu tidak diubah, tetap sistem terbuka. Kalau di tengah jalan diubah oleh MK, menjadi persoalan serius. KPU & Parpol harus siap kelola 'krisis' ini. Semoga tdk ganggu pelaksanaan pemilu 2024. Kasihan rakyat," kata SBY.

Khazanah Islam: Pujian untuk Ambisi Berkelanjutan, Warta Ekonomi Gelar Indonesia Most Visionary Companies Awards 2024

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Konten Jatim dengan Akurat.