Menu


Belum Bisa Nyaleg, Anas Urbaningrum Tetap Jadi Kekuatan PKN

Belum Bisa Nyaleg, Anas Urbaningrum Tetap Jadi Kekuatan PKN

Kredit Foto: Antara/Novrian Arbi

Konten Jatim, Jakarta -

Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) menyerahkan berkas formulir pengajuan bacaleg ke KPU RI pada hari terakhir pendaftaran, yaitu Minggu 14 Mei 2023. Tidak seperti parpol lainnya, pendaftaran yang dilakukan PKN tidak didampingi tokoh-tokoh besar.

Ketua Umum PKN I Gede Pasek Suardika dan tokoh PKN Anas Urbaningrum tidak terlihat. Karenanya, pendaftaran bacaleg dipimpin Sekjen PKN, Sri Mulyono, Wakil Ketua Umum PKN, Gerry Hukubun dan petinggi-petinggi lain.

Baca Juga: Sosok Ini Sebut Jika Mau Anies Menang, SBY Harus Temui Anas Urbaningrum

Wakil Ketua Umum PKN, Gerry Hukubun mengatakan, untuk I Gede Pasek saat ini sedang berada di luar kota. Sedangkan Anas Urbaningrum masih memasuki masa cuti menjelang bebas murni sampai 9 Juli 2023.

Gerry menerangkan, I Gede Pasek mendaftarkan diri sebagai caleg di Dapil Bali. Sedangkan, walau belum dapat dicalonkan maupun mencalonkan diri, Anas Urbaningrum akan menjadi kekuatan yang sangat berarti bagi PKN.

"Kami percaya lewat pimpinan kami Ketua Umum I Gede Pasek Suardika dan ditambah Mas AU yang dalam waktu dekat, itu kekuatan luar biasa," kata Gerry, Ahad (14/5).

Terkait Anas Urbaningrum, ia meyakini, bukanlah orang yang melakukan korupsi dan membuatnya harus dipenjara. Gerry percaya, Anas merupakan korban dan merasa masih banyak masyarakat yang percaya kepada Anas.

Mengambil contoh Anwar Ibrahim dan Nelson Mandela, ia merasa, Anas jadi salah satu tokoh yang berada dalam tekanan kekuasaan. Artinya, apa yang terjadi merupakan tekanan kekuasaan yang membuat Anas tidak berdaya.

"Saya yakin dia tidak punya pilihan," ujar Gerry.

Meski begitu, ia menekankan, kader-kader PKN tidak perlu pula meyakinkan seluruh masyarakat Indonesia tentang itu. Tapi, Gerry merasa, yang harus mereka lakukan cuma membuktikan kalau Anas bukan orang yang disangkakan.

"Membuktikan Mas AU bukan orang yang disangkakan selama ini, beliau adalah korban dan kami ingin bagaimana lewat PKN beliau bisa kembali membangun," kata Gerry.

Hal ini sejalan dengan apa yang beberapa waktu lalu disampaikan Ketua Umum PKN, I Gede Pasek, terkait Anas Urbaningrum. Pasek menegaskan, pada saatnya nanti posisi Ketua Umum PKN memang akan diserahkan kepada Anas.

Khazanah Islam: Masuk Daftar Nominator Warisan Budaya Tak Benda, Reog Ponorogo Segera Diakui UNESCO

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Konten Jatim dengan Republika.