Menu


Jadi Bacapres PDIP, Megawati Minta Ganjar Merapat ke Rakyat

Jadi Bacapres PDIP, Megawati Minta Ganjar Merapat ke Rakyat

Kredit Foto: YouTube/

Konten Jatim, Jakarta -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah ditetapkan sebagai bakal calon presiden (Bacapres) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk tahun 2024 yang akan datang.

Setelah penetapannya, Sekretaris PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sempat memberikan pesan untuk Ganjar dan bakal calon legislatif (Bacaleg) yang akan maju di Pemilu mendatang.

"Pesan Ibu Megawati kepada Pak Ganjar Pranowo dan itu berlaku juga bagi seluruh calon anggota legislatif PDI Perjuangan bahwa menjadi calon pemimpin itu harus bijaksana dan baik, baik dan bijaksana, turun ke bawah bersama dengan rakyat," ujar Hasto di kantor KPU, Jakarta, Kamis (11/5/2023).

Baca Juga: PDIP Resmi Serahkan Daftar Bacaleg ke KPU, Hasto Sampaikan Pesan Megawati

Dia menjelaskan, pemilihan legislatif dan pemilihan presiden akan digelar serentak pada 14 Februari 2024. Sehingga, pesan Megawati kepada Ganjar pun sejalan dan senapas dengan pesan kepada para caleg.

"Ibu Megawati Soekarnoputri telah menetapkan Pak Ganjar Pranowo selaku calon presiden. Tentu saja semua dalam satu semangat untuk memenangkan pemilu legislatif dan pemilu presiden tahun 2024," kata Hasto.

Dengan demikian, kepemimpinan yang dihasilkan oleh PDIP dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, pusat, dan kepemimpinan di tingkat nasional nanti akan senapas dengan kepemimpinan Sukarno, Megawati, dan Joko Widodo (Jokowi).

"Seluruh kader PDI Perjuangan juga diajarkan untuk terus mengedepankan kepentingan bangsa dan negara dibanding dengan kepentingan pribadi. Sehingga ini menjadi pegangan dalam proses transisi kepemimpinan Presiden Jokowi yang sudah menjabat dua periode," ujar Hasto.

Seluruh daftar bakal caleg PDIP sudah sesuai dengan ketentuan KPU dan akan diverifikasi secara administratif. Ia memastikan seluruh proses penetapan bakal calegnya telah dilakukan dengan seksama, secara demokratis, juga terbuka, dan menjaring dari tokoh-tokoh masyarakat.

Baca Juga: Belajar dari Kekalahan Jokowi di Sulses, PDIP Siapkan Strategi Pemenangan untuk Ganjar

Tentu saja sebagai partai yang melakukan pelembagaan melalui pendidikan politik dan kaderisasi. "Mengingat tugas-tugas anggota legislatif itu harus senapas dengan tugas-tugas pemimpin nasional di dalam membawa kemajuan Indonesia Raya," ujar Hasto.

Khazanah Islam: Masuk Daftar Nominator Warisan Budaya Tak Benda, Reog Ponorogo Segera Diakui UNESCO

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Konten Jatim dengan Republika.