Menu


Jokowi Sindir Kondisi Jalanan Lampung, Gubernur Arinal Klaim Salah Pengusaha

Jokowi Sindir Kondisi Jalanan Lampung, Gubernur Arinal Klaim Salah Pengusaha

Kredit Foto: Instagram/Undercover.id

Konten Jatim, Jakarta -

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi akhirnya angkat bicara setelah dikecam keras karena kerusakan jalan. Dia berdalih kondisi jalan di Lampung rusak karena kerap dilewati kendaraan berat. 

Hal ini menurut dia, seharusnya menjadi tanggung jawab pengusaha dan masyarakat. 

Baca Juga: Jokowi Sindir Jalan Rusak Lampung, Demokrat: 8 Tahun Bapak ke Mana Saja?

"Masyarakat sekitar serta pengusaha harus menjaganya (tonase kendaraan,red)," kata Arinal Djunaidi Jumat (5/5).

Dia menjelaskan, banyaknya jalan rusak di Lampung tidak terlepas dari operasional truk perusahaan yang melebihi tonase.

Oleh karena itu, dia mengingatkan para pengusaha untuk sama-sama menjaga kondisi jalan.

"Pengusaha harus menyadari kemampuan tonase, jangan berlebihan," tuturnya.

Dia akan berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk menindak kendaraan berat yang over tonase. "Nanti akan dilakukan penertiban bersama polda," ucapnya.

Baca Juga: Banyak Disorot Saat Jokowi Sidak ke Lampung, Harta Kekayaan Gubernur Lampung Capai Rp 22,6 Miliar

Jika memang terbukti melanggar maka akan ditindak tegas, salah satunya dengan melakukan lelang. "Kami harus tegas mengenai ini, kalau tidak mau dilelang saja," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi dalam kunjungan ke berbagai titik infrastruktur jalan yang rusak parah di Provinsi Lampung, sempat melontarkan komentar nyeleneh. 

"Tadi jalannya mulus, enak, dinikmati, hingga Pak Zulkifli Hasan tertidur di mobil karena jalannya mulus," sindir Jokowi singkat.

Orang nomor satu di Indonesia itu berkesempatan pula memeriksa secara langsung kondisi jalan yang rata-rata rusak serta berlubang hingga telah ditutup secara swadaya oleh masyarakat dan perusahaan.

Khazanah Islam: Pujian untuk Ambisi Berkelanjutan, Warta Ekonomi Gelar Indonesia Most Visionary Companies Awards 2024

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Konten Jatim dengan Akurat.