Menu


Jokowi Minta Sepak Bola dan Politik Tak Bercampur Aduk, Warganet Ungkit Anies Dilarang Serahkan Piala untuk Persija

Jokowi Minta Sepak Bola dan Politik Tak Bercampur Aduk, Warganet Ungkit Anies Dilarang Serahkan Piala untuk Persija

Kredit Foto: Warta Ekonomi/Sufri Yuliardi

Konten Jatim, Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar sepakbola tidak dicampuradukkan dengan politik. Hal tersebut disampaikan Jokowi usai adanya penolakan Timnas Israel untuk berlaga pada Piala Dunia U-20 di Indonesia. 

Sejumlah warganet menilai, pernyataan itu tampak kontras dengan sejumlah peristiwa olahraga di negeri ini dalam beberapa tahun terakhir. Terutama ketika olahraga itu bersentuhan langsung dengan Anies Baswedan yang kala itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga: Buntut Tolak Timnas Israel, Ganjar Pranowo Kehilangan Dukungan dari Pemilih Muda

Salah satu yang cukup ramai dibahas adalah sikap Presiden Jokowi ketika Persija menjadi kampiun piala presiden. Kala itu, video Anies Baswedan yang dilarang Paspampres mendampingi presiden untuk menyerahkan piala sempat viral dan jadi berita utama di media nasional.

Sejumlah pegiat media sosial pun kembali membagikan video tersebut. Video itu, terungkap bahwa ada perbedaan mencolok dari sikap presiden ketika Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Saat Ahok masih gubernur, Paspampres membolehkan Ahok mendampingi presiden menyerahkan piala, padahal yang juara kala itu bukan Persija. Sementara, ketika gubernurnya adalah Anies Baswedan dan yang juara adalah Persija, Anies justru tidak diperkenankan mendampingi presiden.

Dalam video itu terungkap pula bahwa Anies Baswedan saat diwawancarai mengaku tidak mempermasalahkan pelarangan yang dilakukan Paspampres.

Khazanah Islam: Pujian untuk Ambisi Berkelanjutan, Warta Ekonomi Gelar Indonesia Most Visionary Companies Awards 2024

Tampilkan Semua Halaman

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Konten Jatim dengan Fajar.