Menu


Tak Hanya Sekadar Berpuasa, Ketakwaan Bisa Didapatkan Jika Ada Keseriusan Dalam Pelaksanaannya

Tak Hanya Sekadar Berpuasa, Ketakwaan Bisa Didapatkan Jika Ada Keseriusan Dalam Pelaksanaannya

Kredit Foto: Unsplash/Abhisek Koli

Konten Jatim, Jakarta -

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan isi dari surat Al-Baqarah ayat 183 mengenai ketakwaan yang bisa didapatkan seseorang hanya dengan menjalankan kewajiban berpuasa.

Dijelaskan berdasarkan isi surat tersebut, Ustaz Adi menggarisbawahi bahwa tak semua yang berpuasa akan mendapatkan ketakwaan itu.

Berdasarkan isi ayatnya, ada beberapa yang perlu diperhatikan karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala sendiri sudah menjelaskannya lebih dahulu.

Baca Juga: Apakah Puasa Sah jika Lupa Niat dan Tidak Sahur? Ini Penjelasan Buya Yahya

Dalam ayat tersebut, terdapat kata la’allakum yang berada di depan kata tattaqun. Kedua kata yang bersinggungan ini rupanya memiliki makna terkait ketakwaan dalam berpuasa.

“Setiap ada satu harapan, keinginan besar yang ingin dicapai tapi diawali dengan la’alla atau la’allakum, ini menunjukkan bahwa harapan itu tidak mungkin bisa dicapai kecuali dengan kesungguhan, keseriusan,” kata Ustaz Adi.

 

Dari penjelasan ini, maka bisa disimpulkan bahwa ayat ini menunjukkan kalau tak semua orang akan menjadi manusia bertakwa hanya dengan sekadar berpuasa.

Akan tetapi, bagi mereka yang bersungguh-sungguh dalam berpuasa, maka ketakwaan itu bisa didapatkan.

“Ayat puasa dengan kata la’allakum seakan memberi kesan tidak semua orang puasa akan mendapatkan kenaikan takwa,” ucap Ustaz Adi.

Baca Juga: Sampai Kapan Batas Waktu Ganti Puasa? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Berikut isi surat Al-Baqarah ayat 183:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ

Yā ayyuhalladzīna āmanū kutiba ‘alaikumush-shiyāmu kamā kutiba ‘alalladzīna ming qablikum la‘allakum tattaqūn.