Menu


Makin Lantang, Pakar Ekonomi Ini Sindir Surya Paloh Soal Syarat Mutlak Capres 2024, Begini Katanya

Makin Lantang, Pakar Ekonomi Ini Sindir Surya Paloh Soal Syarat Mutlak Capres 2024, Begini Katanya

Kredit Foto: Dok Fraksi Partai NasDem

Konten Jatim, Jakarta -

Pakar Ekonomi sekaligus politikus Indonesia Rizal Ramli meminta Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh untuk memperjelas syarat mutlak capres 2024 yang sudah dia umumkan.

Permintaan tersebut, bermula saat Surya Paloh mengungkapkan syarat mutlak bagi tiga nama bakal calon presiden (capres) yang akan diusulkan oleh Nasdem.

Surya mengatakan, jika di antara ketiga nama itu benar-benar ada yang terpilih menjadi presiden, maka sosok tersebut harus melanjutkan pembangunan yang selama ini sudah dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jelas. Kalau itu saya enggak malu-malu. Itu syarat mutlak, bukan hanya syarat. Kalau enggak, ngapain kita calonkan dia," ujar Surya

Baca Juga: Makin Berani, Pendukung Ganjar Pranowo Ejek Surya Paloh Gegara Gak Ngerti Arti Kata Ini

Menanggapi hal tersebut, mantan menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Rizal Ramli meminta Surya Paloh untuk memperjelas ucapannya.

Lewat akun Twitternya @RamliRizal, Sabtu, 25 Juni 2022, dia merinci apa yang harus diteruskan oleh capres yang diusung NasDem.

Pertama, katanya, melanjutkan program infrastruktur yang memiliki banyak utang, kedua melanjut proyek Ibu Kota Negara IKN.

Ketiga, lanjutnya, kebijakan yang pro oligarki, keempat, politik semi baru yang tidak realitis.

Terakhir, kata Rizal Ramli atau meneruskan kebijakan yang pro dengan Beijing, China.

"Bang Surya Paloh, @Surya_Paloh tolong lebih jelas,, apa yg harus diteruskan: 1) Program infrastruktur syarat utang 2) Proyek IbuKota Baru yg tidak realistis 3) kebijakan pro-oligarki 4) sistem politik semi otoriter 5) kebijakan Pro- Beijing ?," tanya.

Cuitan politikus Rizal Ramli menuai banyak komentar dari wargent.

"Saya berharap pak Anies akan berkata, "Baik saya akan maju dengan visi misi saya sendiri untuk semua golongan demi martabat, harkat, dan keutuhan bangsa Indonesia. Program yg benar-benar baik akan dilanjutkan selama tidak membebani APBN," tulis @ap*****di.

Baca Juga: Surya Paloh Tak Percaya Diri Usung Capres dari Internal, Ferdinand Hutahaean Tanyakan NasDem: Apakah Ini Bentuk Kegagalan Pengkaderan?

"Jujur aja saya gak minat dengan next pemilu atau pilpres..demokrasi di Indonesia hanya semu..negara seolah tidak memiliki kedaulatan di hadapan pemodal..bahkan negara tegah berbisnis dengan rakyat..," tulis @Ar*****82.

"Mestinya syaratnya: Program yg baik agar dilanjutkan. Program yg salah diperbaiki. Tinggal dijabarkan aja yg baik yg mana, yg jelek yang mana....lbh fair," tulis @di*****dl.

"Kayaknya, ada proyeknya yang nyangkut kalau nggak dilanjutkan. Keluar aslinya," tulis @ta****ak.

"Mungkin saja tradisi meneruskan bagi-baginya, bg," tulis @ko*****44.

Sebagaimana yang diketahui, hingga kini hanya Partai NasDem yang sudah mengumumkan capres 2024.

Adapun tiga nama bakal capres yang akan diusulkan Nasdem adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Keputusan tersebut berdasarkan hasil Rakernas Nasdem beberapa waktu lalu. []

Khazanah Islam: Pujian untuk Ambisi Berkelanjutan, Warta Ekonomi Gelar Indonesia Most Visionary Companies Awards 2024



Berita Terkait