Menu


Tanggapi Isu Kaesang Maju di Pilkada Depok, PDIP Tetap Menunggu Keputusan Pimpinan

Tanggapi Isu Kaesang Maju di Pilkada Depok, PDIP Tetap Menunggu Keputusan Pimpinan

Kredit Foto: Instagram/Erina Gudono

Konten Jatim, Jakarta -

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Depok merespons santai terkait isu putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep maju sebagai calon Wali Kota Depok. Bahkan, Hendrik Tangke Allo, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, mengaku tak tahu menahu masalah viral di media sosial itu. 

“Kok baru tahu saya,” ujar Hendrik saat dihubungi, kemarin.

Baca Juga: Kaesang Dicalonkan Jadi Wali Kota Depok, Erina Gudono: Kok Gayanya Mirip…

Sebelumnya, putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep tiba-tiba diusung warganet un­tuk menjadi Wali Kota Depok. Kabar bermula saat ada sebuah cuitan yang mengunggah foto suami Erina Gudono lengkap dengan tagline-nya.

Foto berlatar belakang warna merah itu bertuliskan ‘Kaesang untuk Warga Kota Depok yang Ceria’ ramai dikomentari. Setelah ditelusuri, poster tersebut ternyata dibuat oleh relawan Ganjar Pranowo Center (GP Center).

Banyak warganet yang mengomentari cuitan tersebut. Tak sedikit warganet yang setuju untuk mengusung Kaesang maju menjadi Walikota Depok. Ada pula warganet yang tak setuju.

Melanjutkan keterangannya, Hendri mengaku tak melarang adanya kelompok masyarakat yang mau mengusulkan pencalo­nan Kaesang. Namun, pengurus DPC PDI Perjuangan belum memikirkan Pilkada Kota Depok 2024, karena tengah memikir­kan persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kami belum berbicara bagaimana untuk Pilkada. Masih jauh. Saat ini, kami masih fokus mengikuti tahapan untuk Pemilu Lgislatif (Pileg) 2024,” ucap Hendrik.

Baca Juga: Kaesang Didukung Jadi Wali Kota Depok, Respons Gibran Malah Bikin Warganet Bingung

Soal siapa calon Wali Kota Depok yang diusung, lanjut dia, DPC PDI Perjuangan Kota Depok perlu mendapatkan kepu­tusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

“Itu mekanisme di partai kami. Pilkada merupaka. keputusan keputusan DPP dan Ibu Ketua Umum,” tegas dia.

Disinggung, apakah pencalo­nan dan wacana pendeklarasian Kaesang sebagai Wali Kota Depok merupakan ‘Tes Ombak’, Hendrik enggan menanggapi hal tersebut. Ia mengatakan, DPC PDIPerjuangan Kota Depok memilih fokus untuk memikirkan kesulitan masyarakat dibanding­kan Pilkada 2024.

“Kita masih fokus bagaimana memikirkan kesulitan rakyat yang sekarang di Depok, jadi Pilkada ya nanti aja,” ucapnya.

Hendrik menambahkan, masih banyak tokoh masyarakat Kota Depok yang mengerti akan perso­alan maupun permasalahan yang terjadi di Kota Depok. Menurut dia, sejumlah tokoh masyarakat Kota Depok yang mengetahui akan persoalan, masih mampu melakukan membangun dan perbaikan di Kota Depok.

“Bagi saya kok jauh-jauh haruske Solo memangnya di Depok tidak ada tokoh-tokoh hebat, kanbanyak, seperti Supian Suri, Ikravany, dan Nina Suzana,” tegas Hendrik.

Namun begitu, ia mengakui, calon Wali Kota Depok bebasdari wilayah maupun baik dari Kota Depok maupun luar Depok. Yang penting, tegas dia, calon Wali Kota Depok memiliki kemampuan menjadi pemimpin dan sanggup membawa Kota Depok menjadi lebih baik.

“Saya tidak bilang atau melarang orang di luar Depok memimpin Kota Depok, boleh. Tapi, saya bicara siapa yang pantas memimpin Depok dengan pemahaman Depok itu sendiri,” pungkasnya.

Khazanah Islam: Pujian untuk Ambisi Berkelanjutan, Warta Ekonomi Gelar Indonesia Most Visionary Companies Awards 2024

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Konten Jatim dengan Rakyat Merdeka.