Koalisi Perubahan untuk Persatuan membuka pintu bagi partai politik lain yang ingin bergabung, termasuk Partai Golkar. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Aboe Bakar Alhabsyi.
Aboe menyampaikan hal tersebut saat acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Partai NasDem. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Kepada Partai Golkar dan partai politik lain, Aboe menyampaikan ajakannya lewat sebuah pantun.
Baca Juga: Airlangga Isyaratkan Terbuka untuk Kerja Sama dengan Koalisi Perubahan
"Bunga selasih di perempatan, rindang daunnya warna kehijauan. Mumpung masih ada kesempatan, mari bergabung di Koalisi Perubahan," ujar Aboe, mengutip Republika, Senin (27/3/2023).
Kendati demikian, ia menyambut baik kehadiran Airlangga dalam acara buka puasa bersama yang digelar Partai NasDem. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk keindahan antara para elite bangsa dalam mengutamakan kebersamaan.
"Ada obrolan-obrolan enak yang berkembang situasi politik, kita dengar saja nanti apakah Komisi III, Komisi XI yang melanjutkan atau ada pansus atau tidak dan sebagainya. Ada obrolan yang sifatnya selayang pandang," jelas Aboe.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan bahwa pembahasan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) akan dibicarakan bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sudah menjadi bagian dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Namun dalam beberapa waktu terakhir, Partai Golkar menerima kunjungan dari partai politik lain, seperti Partai NasDem, PKS, hingga Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Menurutnya, kemungkinan pembahasan capres-cawapres dengan partai politik lain masih terbuka.
Meski demikian, Partai Golkar memprioritaskan pembahasan tersebut bersama PAN dan PPP yang sedari awal meneken kerja sama politik. Meski tak dapat dipastikan, kapan ketiganya akan membahas dan mendeklarasikan capres-cawapresnya.
"Kami sudah membangun KIB dan KIB ini adalah koalisi partai politik yang pertama lho, sudah diawali sejak beberapa bulan yang lalu dan sampai sekarang masih terus terjalin dengan baik. Untuk membicarakan pasangan capres dan cawapres itu nanti kita sepakat akan membicarakan bertiga antara pimpinan Partai Golkar, PAN, PPP," kata Doli pada 7 Februari 2023.
Khazanah Islam: Pujian untuk Ambisi Berkelanjutan, Warta Ekonomi Gelar Indonesia Most Visionary Companies Awards 2024